Auto Pilot di Hati #MasihMungkin

Sumber gambar : Reader’s Diggest

Judulnya lumayan keren yah gaes? Ada auto-autonya gituh. Ngomongin auto nih gaes, artinya memang menjadi rada aneh semenjak keseret ke bahasa gaul anak-anak sekarang alias kids zaman now. Wkwkwk… cobain aja nih !

“Karena ku selow, sungguh selow
Sangat selow, tetap selow
Santai, santai, jodoh gak akan kemana.”

Jadi ‘auto nyanyi’ kan yah gaes? Wkwkwk… nah begitulah kira-kira pengertian auto, mudahnya ‘otomatis’ saja sudah. Jadi maksudnya auto pilot di hati itu apa? Sesuai judul yang aku kasih hastag, jadi ini masih mungkin yah, alias belum tentu kebenarannya. Anggap saja khasanah wacana dari seorang blogger yang berusaha untuk lebih produktif dalam menulis. Continue reading

Advertisements

Reset Diri

Reset – sumber gambar: TomFerry

Jam segini nulis gaes? Yah gak apa-apa, gak ada yang larang ini kan? Daripada jam segini maling, yang ada dapat dosa, apalagi kalau ketangkap… wah udah tambah beribet ceritanya. Buat para maling dimanapun berada, mending pulang dan siap-siap sahur yah, wkwkwk…

Pembukaan tulisan yang kurang bagus sepertinya, gak apa-apa deh, masa iya harus dihapus lagi? Keburu imsak nanti ! Okay… sesuai dengan judul di atas genteng, aku akan ngacapruk bahas “Reset Diri”. Intinya aku sedang melamun dan tiba-tiba terlintas sebuah teori tentang cara mengembalikan diri kita ke kondisi terbaik, begitulah kira-kira Reset Diri versi blog aku. Continue reading

Filsafat Rokok

Al Farabi

Sejak memasuki dunia kuliah, aku sering merasakan sesuatu hal yang aneh apabila membaca atau mendengar sesuatu tentang filsafat. Seperti deg-degan penuh antusias untuk belajar mengenal lebih dalam, dan ingin menjadi ahli filsafat. Deg-degan akan filsafat ini rasanya sudah mendekati frekuensi seperti kalau aku sedang kangen atau sedang jatuh hati. Wkwkwk…

Aku akan bersemangat ketika membaca kisah tokoh-tokoh filsafat Muslim, seperti Al Farabi, Ibnu Sina, Imam Al-Ghazali, Ibnu Rusyd, Al-Kindi dan yang lainnya. Membaca kisah dan sebagian karya beliau-beliau, sungguh berbeda dengan membaca buku kebanyakan. Aku seperti dibawa ke alam yang berbeda, penuh dengan cahaya ilmu pengetahuan. Sedihnya, cahaya itu seperti berputar di sekitar aku saja, tidak masuk ke dalam tubuh dan jiwaku. Entahlah ! Continue reading