Mimpi, Lukisan dan Malaikat Cinta

Siang itu Aldric bergegas ke koperasi di tempat kerjanya, seperti biasa dia hendak kasbon untuk beli rokok dan bensin motornya. Ternyata ada yang berubah, kasir yang melayaninya, dua-duanya baru dan hebatnya lagi keduanya sama-sama cantik. Aldric yang memang tipe ceria dan supel itu langsung menyapa keduanya.

“Waaahhh… mba berdua baru yah?” Tanya Aldric dengan sedikit senyum.

Keduanya menganggukkan kepala dengan senyum juga, lalu mba yang memakai kerudung merah menjawab : “Iya baru mas.” Padahal Aldric inginnya yang kerudung cokelat yang menjawab, cantiknya beda, batin Aldric. Continue reading

Terimakasih Kaos Kakiku yang Agak Kumal…

Kaos kakiku yang agak kumal - sumber gambar - Google
Kaos kakiku yang agak kumal – sumber gambar – Google

Kugerakkan kakiku dengan sedikit malas menuju sekolahku, yah aku memang malas untuk berangkat sekolah. Padahal sekolahku termasuk salah satu sekolah elit di Kabupaten Kuningan, SMPN 2 Kuningan, Jawa Barat. Banyaknya siswi cantik pun tiada mampu mengangkat semangatku, apalah dayaku ini yang berbadan gemuk dan tampang pas-pasan.

Bukan hanya itu sebenarnya hal yang membuat aku malas untuk berangkat sekolah, sekawanan berandal di kelasku yang menamakan grup mereka dengan “Jarakaman”, menjadi penyebab utama rasa malasku. Aku memang belum berani untuk melawan mereka berlima, Fata, Rendy, Beni, Topan dan Zian masih terlalu berat untuk aku lawan ketika mereka memaksa meminta uang padaku. Continue reading