168 Purnama Kurang Lebih


Maaf…
Ini permintaan maafku yang entah keberapa puluh kali
Aku yakin, aku sudah termaafkan, mungkin.
Oh ya, sudah kurelakan engkau dari saat pertama kulepaskan.
Engkau sekarang, seperti pelangi buat aku.
Niskala yang indah.
Menikmati cantik engkau dari jauh,
Mengagumi warna engkau dari sekat asaku,
Semoga tidak dosa, wkwkwk…
Dimataku, kau masih seperti dulu
Ceria, periang, lucu
Sering bikin aku tersenyum sendiri.
Kau tahu?
Semesta sering mengingatkan akan engkau,
Sungguh !
Aku pernah lihat hutan hijau menuliskan namamu
Aku pernah mendengar deru ombak serukan namamu
Aku pernah lihat bintang bertuliskan namamu.
Ah !
Aku sangat ingin tahu,
Apakah engkau juga sepertiku?
Setelah 168 Purnama, kurang lebih.

Advertisements

Silahkan komen...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s