Tertawa Kecil

Detik menikam jiwa…
Amarah atas pencapaian menganga…
Diri masih tak kuat dengan anehnya dunia…
Ruh takut dengan tajamnya perilaku…
Nafas tersengal disekat udara kotor…
Akal terbelenggu egosentris…
Hati terhalangi api para pendengki…
Berakhirkah aku?
Tidak…
Percikan rahmat bulan ajaib…
Bangunkan mataku…
Aku yang tidak sengaja lewat di kerumunan jamaah tarawih…
Masih Kau sapa dengan aneh…
Hei…
Sebentar lagi hari kemenangan…
Aku tertawa kecil…

Silahkan komen...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s