Akhirnya Kebeli Juga Notebook ROG Strix GL553VD πŸ˜ŽπŸ˜ŽπŸ˜Ž

ROG GL553VD tampak depan nyala
ROG GL553VD tampak depan nyala

Alhamdulillah… akhirnya kebeli juga Notebook gaming impian aku, ASUS ROG(Republik Of Gamers) Strix GL553VD yang pada intinya adalah pertama kalinya aku mencicipi processor Intel Core i7. Seneng banget guys… kebayang gak sih, aku ngidam core i7 ini udah semenjak tahun 2010, berarti sudah 7 tahun aku menantinya… wkwkwk…

Notebook ROG Strix ini aku beli seharga Rp 14.900.000,- di Calvin Computer Cirebon. Kenapa beda jauh dengan harga pasaran Jakarta terutama Mangga Dua? Karena pada saat itu ane kebelet libur panjang Maulid Nabi, jadi gak bisa ke Jakarta soalnya tiket kereta Cirebon – Jakarta juga sudah habis semua. Setelah aku pertimbangkan dengan cepat, perbandingan harga Jakarta yang DOS (tanpa sistem operasi/Windows) itu sekitar Rp 13.450.000,- dan di Calvin kosong. Sementara yang sudah ada Windows 10 Home 64 bit harga pasaran Jakarta sekitar Rp 14.750.000,- dan di Calvin Rp 14.900.000,- selisih 150ribu, itung-itung ongkos kereta saja lah aku fikir.

Unboxing

Okay setelah sampai rumah, langsung saja aku buka kardus ROG Strix ini, ternyata di dalamnya ada kardus Strix dan sebuah backpack ROG. Di dalam kardus Strix lah notebook impian aku ini berada, dibungkus kain putih, sebuah package standar. Kemudian ada juga adaptor, buku garansi dan yang bikin aku senang adalah sebuah DVD original Windows 10 Home 64 bit. Ini adalah pertama kalinya juga aku punya DVD Windows original, wkwkwk…

Review Singkat

Dikarenakan ini bukan blog tekno, jadi aku nge-reviewnya singkat aja yah guys, semoga bisa jadi referensi teman-teman semuanya yang kebetulan sedang nyari notebook gaming atau editing gitu. Emang bisa yah notebook ROG Strix GL553VD ini buat rendering dan editing? Kita sama-sama bahas yah…

-Spesifikasi

Processor : Intel Gen-7 Core i7-7700HQ

Sistem operasi : Windows Home 64 bit

Kartu grafis : Nvidia GeForce GTX 1050 4GB GDDR5 VRAM

Memori : 8 GB 2400MHz DDR4

Layar : IPS 15,6″ 60Hz, Full HD Resolusi 1920 x 1080

Penyimpanan : HDD 1TB 2,5” SATAIII

Audio : ICE Power for audible gaming experience

Apalgi yah? Wifi, Bluetooth, 2x USB 3.0, 1x USB Type-C, 1x USB 2.0, 1x HDMI, 1x Audio Jack / Mic 3.5mm combo port, HD Web Camera.

Ukuran : 18,3 x 25,5 x 3.0 cm, Berat : 2,5 kg.

Untuk harga Jakarta dan Cirebon udah ane bahas di atas yah, mungkin untuk kota lain bisa berbeda-beda, tergantung dari milik dan rejeki masing-masing. :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

-Tampilan

Ini yang bikin aku seneng sama notebook ROG Strix GL553VD, design yang gaming banget, ditambah lambang ROG di bagian depan notebook yang bisa nyala (foto paling atas) jadiin tampang ROG Strix ini keren bingit dimata aku. Selain itu, backlight keyboard yang bisa bergonta-ganti warna juga menambah kegantengan yang punya, eh maksudnya notebook ini. πŸ˜†

-Performa

Untuk urusan performa standar Windows, semua laptop gaming pasti ngelibas habis urusan windows dengan gampang. Kita bisa melakukan berbagai hal bersamaan dengan lancar, ternyata begitulah kelebihan core i7 yang baru aku miliki dan baru aku tahu ini, wkwkwk… sepertinya aku baru keluar dari gua setelah bertapa. :mrgreen: :mrgeen: :mrgreen:

Lanjut ke performa gaming guys, yang baru punya notebook gaming pasti kaget begitu main game. Soalnya kipas langsung menyala dengan kerasnya, padahal cuman main DOTA 2 saja, ternyata itu adalah usaha dari kipas pendingin bawaan agar VGA GTX1050 bisa lancar melahap game. Dan seingat aku, DOTA 2 tanpa V-Sync baru bisa meraih 90FPS (sepertinya harus ada yang di update drivernya, soalnya di Youtube dengan spek yang sama ada yang tembus 100 lebih FPS. Sementara kalau pake V-Sync, FPS yang di dapat yah full 60 FPS, menyesuaikan dengan monitor yang 60Hz. Namanya juga notebook gaming, yah ketika dipake gaming kita bakalan merasakan sensasi maen game yang luar biasa, berbeda dengan notebook biasa.

Selanjutnya adalah performa layar IPS 15,6″ Full HD dengan resolusi 1920 x 1080, asli keren banget layarnya guys. Cerah dan tajam banget, bikin nyaman mata aku yang sering banget memandanginya. Dan juga view angle yang keren, jadi dilihat dari pinggir pun masih nyaman, tidak berubah menjadi gelap. Pokoknya untuk layar, itu adalah nilai plus dari ROG Strix GL553VD ini dibandingkan dengan laptop gaming yang sekelas dari merk lain.

Kemudian ada performa suara yang menurut ane sih speaker bawaannya suaranya cenderung standar, tapi bagus sih. πŸ˜† Tapi begitu kita colok ke speaker aktif tambahan, barulah kedengaran gaharnya audio dari ROG Strix ini, sadis banget sound nya guys…

ROG GL553VD tampak malam
ROG GL553VD tampak malam

Terakhir ada performa backlight keyboard yang warna-warni, aku sih pertamanya kaku, barulah kemudian setelah beradaptasi kini aku mulai nyaman dengan keyboardnya. Untuk merubah warna dan frekuensi keyboard ini bisa kita setting dari aplikasi ROG Aura Core, bisa disesuaikan dengan warna kesukaan.

-Mobilitas

Dengan berat sekitar 2,5 kg, lumayan berat pastinya kita bawa kemana-mana, tapi akan terbayar lunas kalau kita nongkrong di cafe dan maenin laptop ini, keren banget pastinya. Sementara untuk urusan baterai, ROG Strix GL553VD ini ditenagai baterai 4-cell. Ane ngetik tulisan ini sudah sekita 1 jam, dan baterai tinggal tersisa 70% dengan setingan power option balance. Pernah lihat di Youtube, kalau untuk urusan office ringan, notebook ini bisa tahan hingga 3 jam, tetapi untuk maen game hanya tahan 1 jam saja (udah kaya lagu ST12). :mrgreen: Intinya buat gamers atau anak design grafis, mesti sedia charger notebook kalau punya notebook ini mah, gak masalah sih kalau buat aku mah.

ROG GL553VD tampak santai
ROG GL553VD tampak santai

Terakhir… secara keseluruhan sih dengan sejumlah uang yang aku keluarkan untuk membeli notebook ROG Strix ini, aku merasa puas banget dengan keseluruhan yang aku dapatkan dari notebook ini. Pokoknya aku merasa mendapatkan apa yang aku impikan dari semenjak 2010 dulu, meskipun aku mengorbankan Hejo untuk dijual. :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: Mungkin sekarang aku istirahat dulu ngebut di jalan, ngebutnya di notebook aja deh… wkwkwk…

Mungkin segitu aja deh review singkatnya, lagian jari aku mulai pegel nih ngetiknya. Harapan aku sih dengan notebook baru ini, semoga bisa menambah produktifitas aku. Semoga suatu saat nanti aku bisa menjadi gamer profesional, mungkin juga bisa jadi penulis yang hebat yang punya buku dan novel… aamiin.

9 thoughts on “Akhirnya Kebeli Juga Notebook ROG Strix GL553VD πŸ˜ŽπŸ˜ŽπŸ˜Ž

  1. Yuki December 8, 2017 / 3:12 pm

    Semangat Kak, aku jadi pengen beli juga πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Astaga.

    Like

  2. shiq4 December 8, 2017 / 4:58 pm

    Waow…. harga notebooknya lebih dari 10x lipat punya saya wkwkw…. πŸ˜€

    Like

    • Andri Herdiana December 8, 2017 / 5:01 pm

      Wkwkkwk…
      iya… maksa beli masvroh, lagi ngidam soalnya
      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Like

  3. digressingme December 16, 2017 / 9:29 pm

    Untung aja kreditan gw udah limit. Bisa bangkrut kalau abis baca ini πŸ˜€

    Liked by 2 people

Silahkan komen...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s