Reset Diri

Reset – sumber gambar: TomFerry

Jam segini nulis gaes? Yah gak apa-apa, gak ada yang larang ini kan? Daripada jam segini maling, yang ada dapat dosa, apalagi kalau ketangkap… wah udah tambah beribet ceritanya. Buat para maling dimanapun berada, mending pulang dan siap-siap sahur yah, wkwkwk…

Pembukaan tulisan yang kurang bagus sepertinya, gak apa-apa deh, masa iya harus dihapus lagi? Keburu imsak nanti ! Okay… sesuai dengan judul di atas genteng, aku akan ngacapruk bahas “Reset Diri”. Intinya aku sedang melamun dan tiba-tiba terlintas sebuah teori tentang cara mengembalikan diri kita ke kondisi terbaik, begitulah kira-kira Reset Diri versi blog aku. Continue reading

Advertisements

Maaf ! Aku Bukan Tuhan !

Gak ketemu di bikin landscape di InkSpace. Wkwkwk…

Teruntuk semua hati yang sengaja atau tidak sengaja aku pernah lukai, aku mohon maaf. Dan lagi, minta maafnya pun cuman disini, di blog aku. Gak langsung bilang satu-satu, minta maaf sambil salaman. Nanti deh, sambil lebaran. Mungkin !

Wew… ini menulis tentang apa sih ya? Gara-gara gerusukan pengen bikin tulisan yang banyak di kategori “Filsafat Rokok”, aku jadi bikin judul yang aneh. Padahal biasanya aku nulis dulu, baru bikin judul. Semua yang baca juga pasti udah tahu, kalau aku memang bukan Tuhan. Wkwkwk… Continue reading

Filsafat Rokok

Al Farabi

Sejak memasuki dunia kuliah, aku sering merasakan sesuatu hal yang aneh apabila membaca atau mendengar sesuatu tentang filsafat. Seperti deg-degan penuh antusias untuk belajar mengenal lebih dalam, dan ingin menjadi ahli filsafat. Deg-degan akan filsafat ini rasanya sudah mendekati frekuensi seperti kalau aku sedang kangen atau sedang jatuh hati. Wkwkwk…

Aku akan bersemangat ketika membaca kisah tokoh-tokoh filsafat Muslim, seperti Al Farabi, Ibnu Sina, Imam Al-Ghazali, Ibnu Rusyd, Al-Kindi dan yang lainnya. Membaca kisah dan sebagian karya beliau-beliau, sungguh berbeda dengan membaca buku kebanyakan. Aku seperti dibawa ke alam yang berbeda, penuh dengan cahaya ilmu pengetahuan. Sedihnya, cahaya itu seperti berputar di sekitar aku saja, tidak masuk ke dalam tubuh dan jiwaku. Entahlah ! Continue reading

Bogoh-Bogoh…!!! Henteu-Henteu… !!! Wkwkwk…

Cinta Rumit-Sederhana

Selamat datang di tulisan yang tidak jelas ini… tapi lumayan lah daripada blog aku kosong dan hanya terisi Song of the Day terus, wkwkwk. Buat yang roaming dengan judul di atas, itu artinya “Cinta yah katakan cinta, Tidak yah katakan tidak.”

Tulisan ini tiada maksud menyinggung atau menggurui siapapun, hanya menuangkan gumpalan kata yang ada di otak aku saja. Kita pasti pernah jatuh cinta pada seseorang dan tidak mampu untuk mengungkapkannya. Nah… judul tulisan ini mungkin bisa dipraktekkan. Jadi begitu suka sama seseorang, langsung aja nyatakan. :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

Atau sebaliknya, kita udah nyatakan cinta, eh… dianya yang gak mau. Padahal dari tingkah lakunya, gerak-geriknya dan tatapannya kita udah yakin banget kalau dia tuh suka juga sama kita. Terus kita harus gimana? Ya sudah… mau gimana lagi, banyak faktor juga sih yang bikin dia gak nerima kita pada saat itu. Continue reading

Goo Goo Dolls – “Iris”

Jangan diklik yah… Ini hanya gambar, bukan video. Wkwkwk…

Cerita sedikit tentang keanehan lagu ini yah… jadi begini, pertama tau lagu ini sekitar tahun 2005 waktu pindah ke kosan daerah Perjuangan – Cirebon. Teman satu kamar aku (sebut saja namanya Budi) seneng banget sama lagu ini, favorit banget deh pokoknya.

Dia sering banget play lagu ini di N-Gage QD miliknya, sehari lebih dari 7x sih ada, wkwkwk… Belum pas mau tidur, seringnya jam tidur kami berdua itu bareng gituh, dia hampir selalu play lagu ini. Anehnya, dari pertama dengar sampai dia gak ngekos lagi, aku gak pernah suka lagu ini. Aneh aja, nadanya gitu-gitu aja, seperti lagu yang kurang variasi. Continue reading

Tujuan Penciptaan Manusia

Setelah bahas bentuk bumi, sekarang kita bahas penghuni buminya yah. Aku hanya sekedar sharing, tiada maksud untuk menggurui atau mencintai atau apalah-apalah lainnya. Wkwkkwk…

Okay… kita terlahir dari orang tua kita (ya iyalah masa dari cangkang kelomang yang di hah) tanpa membawa apa-apa, pun sehelai benang juga. Singkat cerita, dari bayi akhirnya kita menjadi balita, remaja, dewasa, hingga kita sekarang ini. Continue reading